
Anda mungkin pernah mendengar istilah API saat menggunakan suatu aplikasi. Walaupun Anda tidak mengetahui definisi API secara pasti, namun sebenarnya penggunaan API sangat marak di sekitar kita, mulai dari aplikasi pemesanan tiket, transportasi online, hingga mobile payment, semuanya menggunakan API. Apabila Anda pernah menggunakan aplikasi tersebut, berarti besar kemungkinan Anda sudah pernah bersinggungan dengan API. Lalu, apa sebenarnya yang dimaksud dengan API?

Tentunya, penamaan API tidak merujuk pada api dalam artian sesungguhnya, melainkan sebuah akronim dari Application Programming Interface atau Antarmuka Pemrograman Aplikasi. Adapun, API sendiri merupakan penghubung yang memungkinkan integrasi antara dua aplikasi di mana salah satu aplikasi menjadi klien dan yang lain menjadi server dengan menggunakan format requests and responses. Tentunya, hal ini membuat API menjadi salah satu opsi yang dapat memudahkan suatu aplikasi untuk dapat mengekstrak atau berbagi data baik dalam maupun lintas organisasi.
Keberadaan API tentunya sangat bermanfaat, baik bagi pengguna maupun pengembang aplikasi. Beberapa manfaat tersebut antara lain:
Manfaat API yang beragam tersebut, membuat API saat ini tidak hanya dilihat sebagai kode, melainkan juga sebagai produk oleh para pengembangnya. API yang awalnya hanya digunakan dalam rangka mempermudah pekerjaan dan akses pengembang, sekarang didesain pula untuk dapat langsung memenuhi kebutuhan pengembang secara lebih spesifik. API juga terus didokumentasikan dan dibuat versi terbarunya yang memudahkan pengguna API dalam memonitor performa dan skala API, juga mempermudah dalam perawatan dan pembaruan APi di masa mendatang. Selain itu, keamanan data juga menjadi lebih baik, sehingga sangat berguna tidak hanya dalam melindungi data pelanggan aplikasi komersil, melainkan juga pada sistem aplikasi milik pemerintah.
Tentunya, untuk mendatangkan manfaat tersebut, API dikelompokkan lagi ke dalam beberapa jenis. Pengelompokan ini berdasarkan pada hak aksesnya, di mana hak bagi tiap jenis API akan dibatasi dalam konteks jenisnya. Beberapa jenis API tersebut antara lain:
API jenis ini merupakan kebalikan dari Public API. Private API tidak dapat dipergunakan secara luas untuk kepentingan umum. Jenis API ini biasanya hanya digunakan untuk keperluan khusus pada internal suatu tim pengembangan atau kepentingan individu. Conohnya adalah API yang digunakan back end untuk dapat mengakses front end suatu website.
Seperti namanya, Public API merupakan jenis yang boleh digunakan oleh siapapun pada platform apapun. Kemudahan pada aksesnya ini membuatnya menjadi jenis API yang paling sering digunakan. Contoh dari API ini adalah Google Maps.
Partner API dapat digunakan oleh umum. Tetapi, sesuai namanya, untuk dapat menggunakan API jenis ini, perlu adanya perjanjian kerja sama antar pihak untuk dapat menggunakannya. Karena itu, proses pendaftaran harus dilakukan terlebih dulu untuk mendapatkan izin. Setelah izin penggunaan API keluar, baru API tersebut dapat digunakan. Contohnya adalah API pada Pinterest.
Composite API adalah jenis yang menyimpan data dari banyak server atau dapat dibilang juga hosting di satu tempat. Hal ini membuatnya dapat menghemat waktu pengerjaan dari pengembang, di mana mereka cukup mengakses server sekali dan berbagai data yang dibutuhkan akan bisa langsung didapat.

Walaupun API memiliki beragam jenis, namun pada dasarnya cara kerja dari API tetap sama. Adapun beberapa tahapan dalam cara kerja API adalah:
Kesimpulan
API atau Application Programming Interface merupakan penghubung antar dua aplikasi yang menciptakan integrasi data lewat sistem requests and responses. API memiliki berbagai manfaat mulai dari proses development yang lebih mudah hingga dapat menjangkau lebih banyak calon pengguna. API sendiri memiliki empat jenis mulai dari Private API, Public API, Partner API, dan Composite API. Adapun cara kerja API dimulai dari pengaksesan API oleh aplikasi, sebelum pengiriman request yang nantinya akan direspon oleh server, di mana hasil akhirnya adalah data hasil request yang akan dikirimkan pada aplikasi.
Ingin tahu info menarik seputar dunia IT lainnya? Kunjungi roketin.com