fbpx

Roketin Masuk Daftar Startup Terbaik Indonesia di Tahun 2021

5 minutes

Pada bulan Juni kemarin, BestStartup.Asia baru saja merilis daftar 101 startup terbaik Indonesia di bidang IT pada tahun 2021. Seluruh startup tersebut terpilih karena mereka memiliki konsistensi dalam melakukan inovasi-inovasi di bidang IT. BestStartup.Asia sendiri merupakan sebuah media digital yang memiliki fokus dalam mempromosikan startup-startup terbaik dan inovatif dari benua Asia kepada dunia internasional.

Startup-startup di dalam daftar ini dipilih berdasarkan penilaian atas kinerja mereka untuk empat aspek utama, yaitu:

  1. Inovasi
    • Ide inovatif
    • Cara atau rute inovatif menggaet pasar
    • Produk inovatif
  2. Pertumbuhan
    • Pertumbuhan luar biasa
    • Strategi di balik pertumbuhan luar biasa
  3. Manajemen
  4. Dampak sosial

Seluruh startup yang terpilih dalam daftar ini adalah unit-unit bisnis yang patut untuk diperhatikan lebih lanjut bagaimana sepak terjang mereka ke depannya. Para startup terpilih ini diharapkan dapat terus melakukan gebrakan-gebrakan positif yang juga dapat meningkatkan kualitas industri berbasis teknologi dan pelayanan informasi di Indonesia.

BestStartup.Asia baru saja merilis daftar 101 startup terbaik Indonesia di bidang IT pada tahun 2021, di mana Roketin adalah salah satunya.
unsplash.com

Potensi Ekonomi Digital Indonesia

Indonesia sendiri saat ini masih setia pada statusnya sebagai basis ekonomi digital terbesar serta dengan pertumbuhan tercepat di Asia Tenggara. Nilai ekonomi digital Indonesia di tahun 2021 sendiri diperkirakan akan mencapai 40 miliar USD, angka ini muncul berdasarkan hasil riset dari Google, Bain & Company, dan Temasek. Sebagian besar populasi penduduknya yang masih muda turut mendorong pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia. Dengan usia rata-rata 29 tahun dan 60% penduduknya berusia di bawah 40 tahun, Indonesia sedang berada di titik tertinggi sepanjang masa untuk aspek adopsi teknologi di dalam masyarakatnya.

Fenomena adopsi teknologi yang tinggi ini telah menyebabkan 95% pengguna Internet Indonesia saat ini aktif mengonsumsi konten secara digital. Baik itu konten gambar, video, musik, berita, game, dan lain sebagainya. Konsumen di Indonesia juga secara spesifik lebih menikmati dalam mengakses konten-konten melalui mobile phone. Mobile phone memiliki beragam bentuk kenyamanan bagi para penggunanya, yang juga kemudian telah membuat fintech cukup populer di Indonesia. Baik yang memberikan pelayanan berupa bantuan pengelolaan keuangan pribadi, hingga layanan-layanan pinjaman online.

BestStartup.Asia baru saja merilis daftar 101 startup terbaik Indonesia di bidang IT pada tahun 2021, di mana Roketin adalah salah satunya.
unsplash.com

Masalah Industri IT Indonesia Sekarang

Terlepas dari berkah ekonomi digital yang akan membawa keuntungan bagi banyak pelaku industri IT, Indonesia tetap memiliki masalah besar yang dapat mengganggu perkembangan ekonomi digital di negara ini. Masalah yang cukup potensial untuk menjadi penghambat adalah dari isu pendidikan. Berdasarkan salah satu artikel yang dirilis oleh World Education News + Reviews di tahun 2019, dijelaskan bahwa penduduk Indonesia yang berusia di atas 25 tahun dan yang setidaknya telah memiliki gelar sarjana masih di bawah 9% dari total populasi penduduk.

Kurang meratanya tingkat pendidikan kemudian sering terasosiasikan dengan rendahnya tingkat literasi digital pada populasi orang dewasa di Indonesia. Memang banyak yang sudah aktif menggunakan berbagai teknologi digital, seperti misalnya varian aplikasi yang ada di dalam mobile phone. Tetapi karena rendahnya literasi digital, seringkali ada orang-orang yang tidak dapat menggunakan teknologi yang tersedia dengan benar dan optimal, bahkan juga ada yang mengalami kerugian materi karena penipuan oleh oknum tertentu.

Masalah lain yang juga sedang terjadi di Indonesia adalah kesenjangan akses antar satu daerah dengan daerah lainnya. Aksesibilitas di industri IT Indonesia masih berpusat di kota-kota besar, terutama di pulau Jawa. Para pelaku industri IT di kota-kota yang lebih kecil belum memiliki jangkauan yang sama terhadap sumber daya penunjang, di mana situasi ini berbeda dengan para pelaku di kota-kota besar. Sumber daya penunjang yang dapat membantu para pelaku industri adalah informasi terkait perkembangan industri, modal, mentor, dan berbagai program yang dapat mendukung para pelaku industri IT di Indonesia.

BestStartup.Asia baru saja merilis daftar 101 startup terbaik Indonesia di bidang IT pada tahun 2021, di mana Roketin adalah salah satunya.
unsplash.com

Roketin Sebagai Salah Satu Startup Indonesia Terbaik

Kembali lagi pada daftar 101 startup Indonesia terbaik di tahun 2021 hasil kurasi oleh BestStartup.Asia. Di antara 101 startup yang terpilih, Roketin adalah salah satunya. Pencapaian ini menjadi motivasi bagi seluruh tim Roketin untuk terus bekerja keras dalam memberikan pelayanan digital yang terbaik. Sejak berdiri pada tahun 2015 di Bandung, Roketin berpartisipasi aktif di dalam memajukan industri IT dengan menawarkan pelayanan-pelayanan berbasis digital yang kompeten. Di mana Roketin memiliki tiga fokus pelayanan, yaitu:

  1. Website and mobile application
  2. Digital marketing
  3. Programmer outsourcing

Melalui tiga fokus pelayanan ini, Roketin telah berhasil mendapatkan klien-klien dari berbagai daerah. Klien Roketin sejauh ini berasal dari dalam negeri maupun luar negeri seperti Singapura, Tiongkok, hingga Jerman. Posisi Roketin sendiri ada di urutan ke 52, berada di antara Jatis Mobile di urutan ke 51 dan MauCariApa.com di urutan ke 53. Startup-startup lain yang juga masuk ke dalam daftar ini adalah OnlinePajak, BJTech, MAPID, Jarvis Store, Medika Platform, Crewdible, TokoCrypto, Kanvasenja Creative Media, Augmented Reality and Co, PT RUMA, iSeller, Urbanhire, CekAja.com, Riliv, dan lain sebagainya. Tentunya masih banyak startup lainnya di dalam daftar ini yang juga memiliki kinerja luar biasa dalam menyediakan pelayanan berbasis digital di Indonesia.

BestStartup.Asia baru saja merilis daftar 101 startup terbaik Indonesia di bidang IT pada tahun 2021, di mana Roketin adalah salah satunya.
unsplash.com

Prospek Startup Indonesia Ke Depan

Meningkatnya beragam startup dengan pelayanan berbasis digital dapat menjadi solusi atas masalah-masalah di Indonesia. Khususnya untuk beragam masalah di industri IT sendiri tentunya. Persaingan yang sehat di antara startup-startup juga dapat menjadi asupan motivasi bagi para pelaku di dalamnya. Sehingga para pelaku industri ini lebih semangat lagi untuk bekerja dengan lebih optimal dan efisien. Diharapkan dengan ekosistem yang seperti ini, akan muncul kebermanfaatan yang lebih banyak lagi dari industri IT di Indonesia. Tidak hanya manfaat dari sisi ekonomi semata, tetapi juga dari sisi pendidikan dan kesejahteraan sosial.

Para startup terdahulu yang sudah jauh lebih mapan dan stabil juga dapat menjadi panutan yang baik bagi startup-startup yang berbeda generasi dan masih baru. Regenerasi dan pewarisan ilmu dari yang lebih dulu terjun ke dalam industri ini kepada yang lebih muda harus tetap dilakukan. Hal semacam ini dapat menjaga momentum industri IT Indonesia yang saat ini sedang dalam posisi yang cukup bagus. Para pelaku industri IT di Indonesia perlu memanfaatkan momentum ini dengan baik dan positif. Jika berhasil, maka Indonesia akan bertumbuh dan startup-startup di negeri ini bisa semakin kokoh untuk ikut bersaing secara global.

Semoga informasi ini memiliki manfaat untuk astronaut semua. Kami berharap kalian dapat menjadi semakin optimis dan menyambut positif pergerakan industri IT di Indonesia. Untuk informasi-informasi menarik lainnya, kalian semua bisa langsung mengunjungi media sosial Instagram kita di @roketinapp.

Referensi:

Fitz, M. (2021). 101 Top Indonesia Information Services Companies and Startups of 2021. Diambil dari BestStartup.Asia: https://beststartup.asia/101-top-indonesia-information-services-companies-and-startups-of-2021/

Google, Temasek, Bain & Company. (2020). e-Conomy SEA 2020. Diambil dari Bain & Company: https://www.bain.com/insights/e-conomy-sea-2020/https://www.bain.com/insights/e-conomy-sea-2020/

Share

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Close Menu