fbpx

Membuat Desain Website Yang Responsif

4 minutes

Data menunjukkan bahwa 53% pengguna aplikasi mobile akan meninggalkan sebuah website jika durasi loading konten di dalam website tersebut terlalu lama. Data ini berdasarkan dari riset Marketing Dive. Hal ini bisa terjadi karena teorinya adalah bahwa desain yang responsif merupakan sebuah keharusan bagi sebuah website. Terlebih lagi di masa sekarang ini banyak sekali orang-orang pengguna internet yang mengakses website dengan menggunakan smartphone. Dengan demikian jika desain website tidak responsif, maka konsumen sangat berpotensi untuk pergi dari website kita. Hal ini pun berlaku juga pada website company profile. Di mana jika hal ini terjadi, makakita bisa kehilangan calon-calon pelanggan dari bisnis kita. Lalu apa maksud dari desain website yang responsif? Berikut ini penjelasannya untuk astronaut semua.

Mengenal desain website yang responsif

Desain website yang responsif atau responsive web design merupakan sebuah metode atau teknik yang dapat desainer web lakukan untuk membuat layout-layout website yang mereka rancang bersifat responsif. Layout yang ada dapat menyesuaikan diri dengan beragam ukuran layar gadget atau device pengguna. Penyesuaian di sini meliputi beragam elemen visual seperti huruf, gambar, interface, hingga peletakan objek-objek yang akan adaptif dengan panjang dan lebar ukuran layar. Resolusi dari visual website pun juga akan menyesuaikan diri sesuai dengan device pengguna.

Desain website yang responsif akan memengaruhi tampilan website kita pada beragam perangkat Selain itu, responsivitas website pun juga dapat meningkatkan rasa nyaman pengguna ketika mengunjungi website kita. Di mana melalui desain website yang responsif, beragam komposisi layout komponen visual di dalam website kita akan menyesuaikan diri dengan otomatis. Para pengguna atau pengunjung website kita pun tidak perlu lagi melakukan zoom in dan zoom out untuk mengonsumsi konten website kita. Para pengunjung dapat langsung mengonsumsi dan menikmati beragam informasi dan konten pada website kita lewat device mereka masing-masing.

Desain website yang responsif adalah metode untuk membuat layout website dapat menyesuaikan diri dengan beragam ukuran layar device pengguna.
unsplash.com

Prinsip desain website yang responsif

Agar kita memiliki desain website yang responsif, maka setidaknya kita perlu memastikan beberapa hal berikut ini ada pada website kita.

Pertama, adalah fluid grid

Fluid grid merupakan sistem grid atau garis batas yang berfungsi untuk menentukan letak komponen-komponen desain website kita. Akan tetapi komponen-komponen tersebut dapat merespon ukuran layar dengan sifatnya yang bisa berubah-ubah sesuai dengan ukuran device yang pengguna pakai. Untuk menunjang adanya fluid grid yang baik dan tepat, maka satuan yang kita gunakan pun relatif lebih kepada persen atau em. Satuan yang memang umumnya kita gunakan dalam merancang tipografi.

Kedua, adalah media query

Media query membuat website kita dapat mengambil data terkait ukuran layar yang akan kita gunakan untuk menampilkan konten pada website kita. Hal ini membuat media query akan membuat desain website kita menjadi lebih tepat dan sesuai pada beragam ukuran layar device. Media query merupakan kewajiban utama dalam membuat desain website yang responsif.

Ketiga, adalah media yang responsif

Hal berikutnya yang perlu kita perhatikan adalah media yang responsif. Website company profile yang responsif harus dapat beragam bentuk media seperti foto dan video agar dapat ditampilkan dengan baik pada berbagai ukuran layar. Kita harus memastikan bahwa penampilan foto dan video pada website kita tepat dan nyaman untuk pengguna lihat. Dengan demikian, daripada kita memilih untuk menggunakan ukuran tampilan dengan pixel, lebih baik kita menggunakan persentase sebagai satuan ukuran media yang terdiri dari berbagai foto dan video. Bahkan jika bisa kita perlu mengatur pengukuran media-media di dalam website kita sebesar 100%,. Hal ini kita lakukan agar media yang muncul dalam website kita memiliki tampilan yang optimal dan maksimal.

Desain website yang responsif adalah metode untuk membuat layout website dapat menyesuaikan diri dengan beragam ukuran layar device pengguna.
unsplash.com

Keuntungan dari desain website yang responsif

Pertama, akses yang nyaman dari beragam ukuran layar device

Desain website yang responsif akan sangat menunjang kenyamanan aksesibilitas website tersebut. Kita akan dengan sangat nyaman mengakses website dari device apa pun, tanpa perlu mempertimbangkan ukuran layar device terkait. Website yang responsif akan menyesuaikan diri dengan beragam ukuran device. Hal ini tentunya akan membuat nyaman para pengunjung website dan betah dalam mengonsumsi konten dalam website tersebut. Baik komputer, laptop, hingga smartphone, kita bisa dengan nyaman mengakses website tersebut. Kenyamanan ini akan memengaruhi banyaknya pengunjung website, sehingga traffic website akan bertambah dan tingkat konversi di dalam website pun berpotensi meningkat juga.

Kedua, biaya yang lebih hemat.

Merancang desain website yang responsif itu membutuhkan waktu pengerjaan yang cenderung lebih cepat jika kita bandingkan dengan proses pengerjaan untuk merancang desain website untuk aplikasi mobile sendiri. Dengan waktu pengerjaan yang lebih sedkit, maka penghematan biaya pun akan terjadi dan memang dapat kita lakukan. Kita juga tidak perlu menggunakan jasa tenaga IT yang banyak untuk melakukan hal ini. Cukup kita percayakan pengerjaan ini pada tenaga IT, khususnya desainer website, yang profesional dan memang kredibel. Desain website yang responsif menjunjung tinggi pemahaman efisiensi. Di mana efisiensi yang ada adalah kita cukup melakukan satu kali proses perancangan dan pengembangan, namun dapat langsung kita aplikasikan hasilnya pada berbagai ukuran layar device.

Ketiga, proses pemeliharaan yang mudah

Hal ini dapat terjadi karena jika saja kita membuat dua website yang berbeda untuk aplikasi desktop dan mobile, maka kita perlu merawat keduanya. Bahkan bisa saja kita mengeluarkan biaya untuk dua website tersebut. Kerepotan pun juga kemungkinan akan muncul jika ada kesalahan atau error pada salah satu website. Desain website yang responsif membuat kita hanya perlu memerhatikan satu website saja. Sehingga pemeliharaan yang kita lakukan pun akan terfokus pada website itu saja.

Keempat, laman website yang cepat dibuka

Jika melihat perilaku penggunaannya, orang-orang yang aktif menggunakan aplikasi mobile sangat mengutamakan kecepatan dan aksesibilitas. Website yang membutuhkan waktu terlalu lama untuk memunculkan laman-lamannya ketika sedang kita akses berpotensi akan langsung ditinggalkan oleh para pengunjung. Desain website yang responsif dapat mempercepat proses pembukaan laman-laman website dan menyelesaikan masalah semacam ini. Dengan demikian, bounce rate dari laman website pun akan berkurang.

Desain website yang responsif adalah metode untuk membuat layout website dapat menyesuaikan diri dengan beragam ukuran layar device pengguna.
unsplash.com

Kesimpulan

Begitulah penjelasan terkait desain website yang responsif. Metode ini sangat cocok untuk kita gunakan, terlebih lagi pada website company profile. Desain yang responsif akan membuat website company profile nyaman untuk dikunjungi oleh banyak orang, tanpa perlu khawatir device apa yang mereka gunakan. Informasi di dalam website akan lebih banyak dibaca dan tingkat konversi dalam website kita pun dapat meningkat. Implementasi nyata dari desain web yang responsif sangat penting bagi astronaut semua. Roketin pun siap mendukug transformasi digital dari website Anda semua, kami siap membantu mewujudkan desain website yang responsif untuk Anda. Untuk informasi lainnya, bisa langsung astronaut cek juga di @roketinapp.

Share

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Close Menu