Shopify vs WooCommerce: Mana yang Lebih Ideal sebagai Platform Toko Online?

E-Commerce24 Apr 20246 Minutes
Toko online

Membangun toko online merupakan langkah penting bagi para pengusaha untuk menjangkau pasar yang lebih luas serta meningkatkan penjualan. Jika ingin mencobanya, ada dua platform e-commerce yang patut dipertimbangkan, yakni Shopify dan WooCommerce. Namun, manakah yang lebih ideal?

Untuk menemukan jawabannya, Anda harus memahami terlebih dahulu karakteristik serta fitur yang ditawarkan oleh keduanya. Ini karena baik Shopify maupun WooCommerce memiliki keunggulan serta kekurangan tersendiri yang dapat mempengaruhi pengalaman Anda selama menggunakannya.

Selain itu, perlu diingat bahwa memilih platform e-commerce bagaikan memilih partner yang tepat untuk bisnis. Platform yang digunakan harus sejalan dengan tujuan, skala, dan kemampuan teknis Anda. Dengan begitu, fungsinya akan lebih optimal untuk mengantarkan Anda menuju kesuksesan.

Agar tidak bingung memilih antara Shopify dan WooCommerce, berikut beberapa hal yang dapat Anda jadikan pertimbangan!

Apa Itu Shopify dan WooCommerce?

Shopify

Shopify adalah platform e-commerce SaaS (Software as a Service) yang menyediakan semua kebutuhan dasar untuk membangun toko online, seperti hosting, domain, dan keamanan. Tidak hanya itu, Shopify  juga memiliki fitur POS (Point of Sale) yang memungkinkan Anda untuk  menjual produk secara langsung  melalui perangkat  mobile.

Berbagai fitur yang ditawarkan oleh platform ini memungkinkan Anda untuk membuat toko, mengelola produk, menerima pembayaran, hingga  melayani pelanggan, semua  dalam  satu platform. Dengan begitu, tidak perlu pusing berganti platform untuk setiap aktivitas transaksi yang berlangsung.

WooCommerce

Berbeda dengan Shopify, WooCommerce adalah plugin e-commerce open-source untuk platform WordPress. Plugin ini memungkinkan Anda untuk mengubah website yang sudah ada menjadi toko online. Selain itu, jika menggunakan plugin ini, Anda akan memiliki kontrol penuh atas kode dan data website.

Namun, sebagai pemilik website Anda harus mencari layanan hosting dan mengelolanya sendiri. Ada beberapa jenis hosting yang tersedia, seperti shared hosting, VPS hosting, dedicated hosting, dan cloud hosting. Setiap jenis hosting memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing, sehingga Anda perlu memilih yang paling sesuai dengan kebutuhan website.

Perbandingan Shopify vs WooCommerce

1. Fitur

Baik Shopify maupun WooCommerce menawarkan kemudahan dalam membangun dan mengelola toko online. Kedua platform ini dilengkapi dengan berbagai fitur yang kurang lebih serupa untuk memfasilitasi proses jual beli bagi para pemilik usaha. Namun, ada perbedaan pada ketersediaan fitur bawaan.

Berikut daftar perbandingan fitur bawaan kedua platform ini:

 

Shopify

WooCommerce

Abandoned cart email

Bawaan

-

Export and import daftar produk dengan file CSV

Bawaan

-

Rating dan ulasan

Bawaan

Bawaan

Ongkos kirim real time dan pelacakan pengiriman

Bawaan

-

Foto produk yang dapat diperbesar

Bawaan

Bawaan

Penjualan produk digital

-

Bawaan

Pencarian produk

-

Bawaan

SEO

-

Bawaan

Cross-selling (menawarkan produk terkait)

-

Bawaan

Seperti terlihat di atas,setiap platform memiliki fitur eksklusif yang tidak tersedia pada platform lainnya. Akibatnya, Anda perlu menambahkan add-on jika Anda menginginkan fungsionalitas yang lebih lengkap. Penggunaannya tentu tidak gratis, ada biaya yang perlu Anda siapkan tergantung pada jenis ekstensi yang dipilih dan penyedia layanannya. Sebagai catatan, Shopify menyebut add-on di platformnya sebagai app, sedangkan WooCommerce menyebutnya extension.

2. Kemudahan Penggunaan

Shopify dirancang khusus untuk pengguna awam, sehingga tidak membutuhkan pengetahuan pemrograman untuk menjalankannya. Platform ini menawarkan proses instalasi yang mudah dan teroptimasi hanya dalam hitungan jam. Tidak hanya itu, panduan intuitif Shopify akan menuntun Anda untuk mengatur toko online langkah demi langkah, lengkap dengan dashboard yang mudah dinavigasi.

Sementara WooCommerce menuntut sedikit pengetahuan dasar pemrograman bagi penggunanya. Meskipun dashboard platform ini mudah dinavigasi dan menawarkan fitur penambahan produk yang mudah, pengguna perlu melakukan beberapa integrasi tambahan sebelum toko online siap diluncurkan, seperti:

  • mendapatkan nama domain,
  • membeli akun hosting,
  • menginstal WordPress, dan
  • Mencari serta memasang tema WordPress toko online.

Proses-proses di atas membutuhkan pemahaman dasar tentang platform dan plug-in, sehingga secara umum, Shopify menawarkan kemudahan penggunaan yang lebih unggul dibandingkan WooCommerce.

3. Biaya Pelayanan Platform

Ketika mencari platform e-commerce terbaik di antara Shopify dan WooCommerce, tidak hanya fitur yang perlu diperhatikan, tetapi juga biaya layanannya. Sebenarnya, baik Shopify maupun WooCommerce menawarkan opsi gratis di awal. Shopify menyediakan masa free trial selama 14 hari, sedangkan WooCommerce menawarkan platform dasar gratis namun dengan layanan ekstra berbayar.

Karena platformnya gratis, secara keseluruhan total biaya WooCommerce umumnya lebih murah dibandingkan Shopify. Ini karena  pengguna hanya perlu memikirkan biaya layanan hosting web. Bujetnya pun bisa disesuaikan dengan kemampuan ekonomi bisnis. Berbeda dengan Shopify yang biaya layanannya adalah $29 per bulan. Perbedaan harga inilah yang membuat fitur dasar bawaan kedua platform bisa berbeda pula.

4. Fleksibilitas Platform

Meskipun Shopify sekilas tampak unggul dalam kemudahan penggunaan dan kelengkapan fiturnya, platform ini memiliki batasan dalam hal kustomisasi. Sebagai platform hosted, Shopify hanya menyediakan opsi kustomisasi yang telah ditentukan, sehingga pengguna tidak memiliki keleluasaan penuh untuk mengubah tampilan dan fungsionalitas toko online sesuai dengan keinginan.

Di sisi lain, WooCommerce menawarkan fleksibilitas yang jauh lebih tinggi. Platform open-source ini memungkinkan pengguna untuk melakukan kustomisasi tanpa batas, mulai dari segi desain toko hingga fungsionalitas. Bagi pemilik usaha yang ingin memberikan pengalaman unik dan personal kepada pelanggan, WooCommerce adalah pilihan yang lebih ideal.

5. Ragam Desain dan Tema

Keuntungan menggunakan WordPress sebagai CMS (Content Management System) yang populer adalah akses ke jutaan desain dan tema website. Hal ini tentu juga berlaku bagi pengguna WooCommerce yang dibangun di atas platform WordPress. Tidak hanya itu, Anda bisa merancang desain dan tema sendiri untuk digunakan.

Ini berbeda dengan Shopify yang pilihan temanya terbatas pada apa yang telah disediakan oleh platform saja. Anda hanya dapat menggunakan desain dan tema dari opsi yang tersedia di platform. Namun, jika Anda ingin menghemat waktu dari segi desain web, maka ini bisa jadi hal yang menguntungkan.

Kesimpulan

Lantas, mana yang lebih baik di antara Shopify dan WooCommerce? Pada akhirnya, jawaban dari pertanyaan ini bergantung pada kebutuhan website yang ingin Anda bangun. Jika mengutamakan kemudahan penggunaan, maka Shopify adalah solusi terbaik. Ini karena platformnya sudah menyediakan hosting, domain, dan keamanan yang menjadi fondasi utama untuk membangun toko online.

Namun, jika Anda menginginkan fleksibilitas dan kontrol penuh dalam desain dan tema, WooCommerce adalah pilihan yang lebih baik. Hanya saja ini berarti Anda harus memiliki pemahaman dasar mengenai pemograman sebelum menggunakan WooCommerce. Ini karena pada dasarnya WooCommerce adalah plugin yang diimplementasikan pada platform WordPress, sehingga Anda perlu melakukan instalasi dan konfigurasi website terlebih dahulu jika ingin membangun toko online.

Apabila tertarik dengan informasi menarik lainnya seputar industri IT dan website, astronaut bisa langsung mengeceknya di @roketinapp.

Other Insights
Share This Story: