
Pada bisnis, salah satu hal terpenting yang perlu diperhatikan agar bisnis berjalan lancar adalah pengalaman pelanggan yang didapatkan dari pelayanan yang baik. Semakin baik pelayanan suatu bisnis, maka besar kemungkinan pelanggan akan kembali dan terus melakukan pembelian karena terciptanya satu pengalaman yang baik pada saat terjadinya transaksi. Hal ini berlaku tidak hanya pada bisnis yang berjalan di luar jaringan, melainkan juga pada aktivitas bisnis di dalam jaringan.
Hingga tahun lalu, jumlah perangkat seluler yang terhubung dengan internet di Indonesia mencapai angka 370,1 juta perangkat dengan penduduk yang terhubung dengan internet mencapai 212,9 juta pengguna. Karena itu pertumbuhan bisnis melalui dunia daring perlu dioptimalkan, salah satu caranya adalah dengan pemanfaatan mobile app bagi bisnis.
Pemanfaatan mobile app untuk peningkatan pengalaman pelanggan telah banyak dilakukan oleh berbagai perusahaan di berbagai dunia, tentunya dengan beragam cara pula. Beberapa contoh pemanfaatan mobile app yang menarik adalah Starbucks yang menggunakan aplikasi sebagai media bagi pelanggan untuk mengumpulkan poin reward, di mana poin tersebut bisa ditukarkan pada transaksi tertentu. Selain itu, terdapat juga perusahaan yang menggunakannya untuk memberikan promo tambahan pada pelanggan seperti yang dilakukan McDonalds. Kreativitas sangat diperlukan agar mobile app suatu perusahaan dapat memberikan pengalaman penggunaan yang unik dan mendekatkan pelanggan pada bisnis perusahaan.

Karena itu, sebelumnya, perlu diperhatikan terlebih dahulu faktor-faktor yang membuat mobile app dapat dimanfaatkan untuk menciptakan pengalaman pelanggan yang baik dan unik.
Kehadiran mobile app dapat menjadi sarana bagi perusahaan untuk mendekatkan diri dengan target market dengan cara yang lebih personal. Tiap fitur pada mobile app dapat dimanfaatkan untuk mengenal pelanggan lebih jauh, mulai dari user journey, interest dari tiap user, hingga menciptakan hubungan personal dengan user atau pelanggan. Lihat bagaimana cara Starbucks membuat mobile app mereka menjadi tempat mengumpulkan reward. Pelanggan secara otomatis akan mendekat pada brand karena pengalaman personal yang mereka alami pada aplikasi tersebut.
Semakin banyak sumber daya yang dicurahkan kepada mobile app, baik fitur maupun pengenalan perusahaan, maka akan semakin terangkat pula nama brand perusahaan. Apabila suatu aplikasi menghadirkan penampilan yang unik dan menjadi perbincangan, maka ia juga dapat menjangkau calon pelanggan lain di luar target pasar.
Lokasi dapat dimanfaatkan untuk menarik perhatian pelanggan pula, utamanya bagi mereka yang berlokasi sama dengan bisnis tersebut. Selain mampu menghadirkan sesuatu yang personal, ia juga dapat menjadi bahan untuk riset pasar sehingga performa bisnis dapat turut meningkat di masa mendatang.
Semua orang menyukai permainan. Membuat mobile app dengan tampilan dan fitur seperti pada game juga dapat menjadi satu strategi untuk menarik perhatian dan meningkatkan pengalaman pelanggan lewat kesempatan untuk bereksplorasi dan berjejaring lebih jauh memanfaatkan emosi, keinginan bersaing, dan rasa penasaran yang selalu ada di dalam diri setiap orang.
Seperti mobile app kebanyakan, mereka akan mendapat rating dan ulasan dari pengguna lewat Playstore maupun Appstore. Tingkat kepuasan pelanggan pun dapat dievaluasi lewat fitur tersebut, sekaligus juga menjadi bahan feedback yang bagus untuk perbaikan aplikasi di masa depan.
Setelah mengetahui beberapa faktor tersebut, maka perusahaan dapat mulai menentukan tujuan dari mobile app yang akan dibuat. Tetapi ingat, bahwa di luar sana, telah ada ribuan atau bahkan jutaan aplikasi yang beredar. Membuat sesuatu yang unik saja tidak menjadi jaminan bagi suatu mobile app untuk berhasil, apalagi dengan sesuatu yang generik.

Karena itu, selalu prioritaskan membuat pengalaman pengguna yang baik karena hal itulah yang akan membuat suatu mobile app bertahan dan terus digunakan. Untuk itu, terdapat beberapa tips yang dapat dilakukan di awal pengembangan suatu mobile app , antara lain:
Desain UI yang simpel merupakan hal yang wajib dilakukan saat mengembangkan mobile app. Banyak orang tidak suka desain yang rumit yang membutuhkan kesabaran dan konsentrasi. Kebanyakan juga tidak suka dengan desain yang kompleks, sebaik apapun fiturnya. Karena itu, selalu buat desain yang simpel dengan fitur yang selalu dapat langsung digunakan sesaat setelah pengguna membuka aplikasi.
Apabila Anda mengunjungi sebuah toko, maka ia akan segera menemui sales yang membantunya dalam berbelanja, bahkan menggiring calon pelanggan untuk bertransaksi kepada item yang harus segera dijual. Begitu pula dengan mobile app. Akan menjadi pengalaman penggunaan yang baik apabila terdapat live chat assistance yang membantu pengguna dalam menggunakan aplikasi tersebut.
Desain yang simpel juga harus didukung oleh visual yang menarik. Suatu aplikasi yang dipenuhi tulisan akan membosankan dan sulit untuk berinteraksi. Karena itu, penggunaan ikon akan sangat membantu karena selain lebih simpel, ia membuat tampilan aplikasi lebih menarik. Kombinasi warna juga menjadi suatu hal yang perlu diperhatikan karena padu padan warna yang nyaman dan menarik juga bisa menjadi faktor suatu mobile app selalu digunakan.
Walaupun terintegrasi dengan perusahaan, namun usahakan agar pengguna tidak harus selalu login ketika ingin masuk ke dalam aplikasi. Misalnya saja, pengguna bisa jadi merasa kesal saat menggunakan mobile app suatu bank karena ia harus terus memasukkan kata sandi atau kode OTP setiap ingin melakukan transaksi. Atau bisa juga ketika pengguna hanya ingin melihat barang saat masuk ke marketplace. Apabila pengguna diminta untuk login saat hanya ingin melihat barang, bisa jadi ia malah tidak menyukai aplikasi dari perusahaan tersebut karena penggunaannya rumit.
Media sosial telah menjadi bagian dari kehidupan manusia di masyarakat di era digital. Karena itu, selalu buat aplikasi untuk terintegrasi dengan media sosial. Masyarakat senang berbagi di sana dan hal tersebut harus dimanfaatkan. Buat fitur yang menarik dan dorong agar pengguna membagikannya melalui media sosial masing-masing agar menemui calon pengguna yang lain.
Kesimpulan
Pemanfaaatan mobile app bagi bisnis telah banyak dilakukan oleh berbagai brand dan perusahaan di dunia. Karena itu, perlu dibuat mobile app yang memprioritaskan pengalaman pengguna. Perlu diingat bahwa terdapat beberapa faktor yang harus diperhatikan saat mengembangkan suatu aplikasi, seperti kemampuan aplikasi untuk menghadirkan fitur personal, meningkatkan brand awareness, membuat fitur konten yang berbasis lokasi atau game, dan meraih feedback untuk evaluasi. Selain itu, ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk membuat mobile app yang selalu digunakan, mulai dari desain yang simpel dan menarik, terdapat fitur assistance, pengguna yang tidak wajib login, dan integrasi dengan media sosial.
Ingin tahu informasi menarik seputar dunia IT lainnya? Kunjungi roketin.com