
Ketika membuka sebuah website seperti company profile, forum, atau E-commerce, pengguna akan mengharapkan suatu pengalaman pengguna yang baik. Hal ini bisa didapatkan dengan waktu muncul konten yang cepat, isi konten dari website yang sesuai dengan kebutuhan pengunjung, tampilan website yang baik dan masih banyak lagi. Salah satu hal penting yang perlu diperhatikan untuk mengoptimalisasi pengalaman pengguna adalah tingkat konsistensi pada desain komponen dalam suatu website.
Pada sebuah website, terdapat beberapa komponen utama yang dapat ditemukan di dalamnya. Beberapa komponen tersebut ialah:

Pada website, tingkat konsistensi pada desain komponen tersebut sangatlah penting. Hal ini merujuk pada penggunaan elemen desain yang seragam dan harmonis di seluruh produk atau platform yang berarti meliputi komponen visual seperti warna, tipografi, ikon, dan tata letak yang dipilih dan diterapkan sesuai pada tempatnya. Tentunya, tujuan utama dari tampilan desain yang konsisten adalah menciptakan pengalaman penggunaan yang baik dan mudah dikenali. Ketika interaksi pengguna tidak kebingungan saat mengidentifikasi tampilan dan fungsi dari komponen tersebut, maka hal ini akan meningkatkan pengalaman pengguna dan memungkinkan mereka untuk beradaptasi dengan cepat saat berinteraksi di dalam website.
Selain optimalisasi pengalaman penggunaan, terdapat pula beberapa hal lain yang dapat dicapai dengan desain komponen website yang konsisten, antara lain:

Untuk mencapai desain komponen yang konsisten, Anda bisa mulai dengan menerapkan beberapa hal berikut:
Buat pedoman desain yang mencakup elemen-elemen seperti warna, font, ukuran, dan gaya tautan. Pastikan pedoman ini mencerminkan brand identity Anda. Pedoman desain yang jelas akan memandu Anda untuk selalu mengaplikasikan desain pada setiap komponen website secara konsisten.
Tetapkan tata letak yang jelas dan pasti untuk komponen-komponen utama seperti header, footer, dan navigasi. Tentukan pula posisi, ukuran, dan gaya tampilan yang seragam di seluruh halaman website sehingga pengguna dapat dengan mudah mengenali dan berinteraksi dengan komponen tersebut.
Pastikan bahwa elemen-elemen visual seperti tombol, tautan, dan ikon memiliki gaya yang serupa di seluruh website. Misalnya, jika tombol menggunakan warna tertentu dan efek hover, pastikan hal tersebut diterapkan pada setiap tombol di seluruh halaman.
Desain dan tata letak menu navigasi harus tetap sama di seluruh website. Tetapkan urutan dan posisi menu yang sama di setiap halaman, lalu pastikan gaya tautan yang digunakan konsisten. Ini akan membantu pengguna untuk dengan mudah menavigasi halaman-halaman website Anda.
Jika Anda menggunakan CMS atau platform website yang menyediakan template atau tema, pastikan untuk memilih template atau tema yang sesuai dengan brand identity Anda. Gunakan template dengan desain yang serupa untuk setiap halaman website Anda. Jika perlu, sesuaikan template tersebut agar sesuai dengan kebutuhan dan gaya desain Anda.
Setelah Anda merancang komponen-komponen website, jangan lupa untuk melakukan pengujian pengguna untuk melihat bagaimana pengguna berinteraksi dengan desain tersebut. Amati apakah ada masalah atau kebingungan yang muncul dan dapatkan feedback dari pengujian ini. Nantinya, lakukan perbaikan dan penyempurnaan untuk mencapai konsistensi desain yang lebih baik lewat hasil dari pengujian ini.
Tetap berinovasi dengan desain komponen website Anda, tetapi lakukan dengan hati-hati. Perbarui desain secara bertahap dan pastikan perubahan tersebut masih konsisten dengan desain yang sudah ada. Jangan mengubah komponen secara drastis yang dapat mengakibatkan kebingungan pengguna.
Kesimpulan
Dalam mengoptimalkan pengalaman pengguna website, maka salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah konsistensi desain pada komponen yang ada dalam website seperti header, footer, navigasi, sidebar, konten, dan formulir kontak. Hal ini penting karena dapat memperkuat brand identity, memudahkan navigasi, dan mengurangi kebingungan pengguna website. Ketika hal tersebut bisa didapatkan, efeknya adalah pengalaman pengguna yang optimal. Terdapat beberapa cara yang dapat digunakan untuk mencapai desain komponen yang konsisten mulai dari membuat pedoman desain, tata letak yang pasti dan jelas, menggunakan gaya visual yang serupa, navigasi yang konsisten, menggunakan template atau tema yang ada pada CMS, terus menguji dan memperbaiki desain, dan selalu melakukan perbaruan secara berkala.
Ingin tahu info menarik seputar dunia IT lainnya? Kunjungi roketin.com