
Beberapa waktu lalu, Apple telah memperkenalkan seri terbaru dari smartphone andalan mereka, iPhone, dalam Apple Event berjudul “Far Out”, di mana seri ini tersedia dalam empat varian yang berbeda dan didukung dengan penerapan iOs 16. Seri kali ini diperkenalkan sebagai iPhone 14 dengan varian mulai dari iPhone 14 reguler, iPhone 14 Plus, iPhone 14 Pro, dan iPhone 14 Pro Max. Tentunya berita perilisan iPhone 14 ini menarik perhatian masyarakat yang ingin tahu lebih banyak mengenai fitur dan inovasi baru yang dihadirkan pada seri iPhone kali ini.
Selama ini, iPhone dikenal telah menghadirkan berbagai fitur canggih mulai dari kamera hingga interface yang berbeda dengan smartphone keluaran Android, di mana hal ini membuat mereka diakui sebagai salah satu smartphone terbaik di dunia. Kali ini pun, iPhone kembali hadir dengan berbagai fitur dan inovasi menarik. Bahkan, terdapat beberapa fitur tambahan bagi pengguna varian iPhone 14 Pro dan iPhone 14 Pro Max. Beberapa fitur tersebut antara lain sebagai berikut:

Crash Detection pada iPhone 14 merupakan fitur yang berguna untuk mendeteksi kecelakaan yang terjadi pada penggunanya. Apabila pengguna terdeteksi mengalami kecelakaan dan membutuhkan bantuan, maka iPhone akan secara otomatis melakukan panggilan darurat. Selain itu, seri iPhone 14 juga dilengkapi dengan antena yang dapat mengirim emergency SOS karena terhubung dengan frekuensi satelit. Keberadaan fitur ini akan sangat membantu pengguna untuk mengirim pesan darurat ketika tengah berada di suatu tempat yang tidak terjangkau sinyal seluler atau WiFi, misalnya di tengah laut atau hutan di gunung.
Baterai pada seri iPhone 14 kali ini digadang-gadang akan menjadi seri dengan penggunaan baterai yang paling tahan lama. Ia dapat memutar video pada kisaran 16-20 jam dan pemutaran audio hingga 80 jam. Tentunya, hal ini dapat membuat pengguna semakin betah berlama-lama menggunakan smartphone yang satu ini.
Fitur New TrueDepth Camera pada iPhone 14 ini memungkinkan pengguna untuk tetap dapat menghasilkan foto yang baik walaupun pada kondisi minim cahaya. Hal ini karena kamera dilengkapi dengan aperture yang dapat menyesuaikan hasil jepretan kamera sesuai dengan kondisi cahaya pada saat foto diambil. Selain itu, kamera ini juga dilengkapi dengan autofocus yang membuat foto tidak gampang blur. Selain itu, untuk pengambilan video, seri iPhone 14 juga memiliki action mode sehingga hasil video dapat terlihat sangat halus karena sensor pada kamera dapat menyesuaikan pada berbagai gerakan. Perekaman juga dapat dilakukan dalam cinematic mode 4k.
iPhone 14 akan lebih kuat resisten terhadap percikan air. Karena itu, Anda tidak perlu khawatir apabila smartphone ini terkena tumpahan air minum atau rintikan air hujan. iPhone seri ini juga tidak akan rusak walaupun terendam pada kedalaman 6 meter, setidaknya hingga 30 menit setelah terendam.
Beberapa fitur dan kelebihan tersebut dapat didapatkan pada seluruh varian pada seri iPhone 14. Namun, terdapat beberapa fitur lain yang hanya terdapat pada iPhone 14 Pro dan iPhone 14 Pro Max, seperti fitur Always-On Display dan Dynamic Island. Berikut beberapa fitur tambahan yang hanya terdapat pada kedua varian tersebut:
Apple menerapkan fitur Always-On Display untuk pertama kalinya pada kedua varian iPhone 14 di mana fitur ini dapat membuat layar terus menyala tanpa perlu menghabiskan banyak daya baterai. Fitur ini sangat membantu pengguna untuk dapat melihat berbagai informasi penting seperti notifikasi yang masuk atau kontrol ketika sedang mendengarkan lagu. Selain itu, tingkat kecerahan pada display juga ditingkatkan hingga dua kali lipat apabila dibandingkan pada seri sebelumnya. Hal ini dapat terjadi karena iPhone 14 Pro dan Pro Max menggunakan layar Super Retina XDR.
Kedua varian iPhone 14 ini memiliki kamera utama 48MP yang dilengkapi dengan sensor quad-pixel yang memungkinkan opsi telephoto 2x. Tidak berhenti sampai di situ, kamera tersebut juga dilengkapi dengan stabilisasi gambar, peningkatan kemampuan makro pada ultra-wide camera, dan peningkatan kemampuan zoom.
Apakah Anda menyadari bahwa seri iPhone sebelumnya memiliki ‘poni’ pada bagian atas layar? ‘Poni’ atau yang biasa disebut notch tersebut kali ini digantikan dengan fitur Dynamic Island yang letaknya tepat berada di belakang kamera depan. Seperti namanya, Dynamic Island ini dapat berubah-ubah bentuk sesuai dengan situasi. Pada kondisi normal, ia berbentuk seperti pil kecil di bagian atas layar. Namun, ketika ada notifikasi masuk, maka bentuknya dapat berubah menjadi lebih lebar. Adapun beberapa fitur yang dapat dilihat di dalamnya antara lain seperti pantauan waktu panggilan dan baterai. Dynamic Island juga memungkinkan pengguna untuk beralih pada berbagai aplikasi berbeda seperti maps atau memutar lagu menggunakan aplikasi.
Tentunya, berbagai fitur tadi mendapatkan tanggapan yang beragam bagi para pengguna seri iPhone 14. Hal tersebut dapat disebabkan oleh adanya perbedaan perasaan ketika pengguna menggunakan produk tersebut atau yang biasa disebut dengan user experience.

Beberapa fitur baru dapat dikatakan sangat memuaskan seperti keberadaan kamera 48 MP pada seri iPhone kali ini. Berbagai peningkatan yang dilakukan pada fungsi kamera menghasilkan kualitas foto maupun video yang jauh lebih baik dibandingkan dengan seri sebelumnya. Begitu pula dengan fitur lain seperti Crash Detection yang dapat mendeteksi kecelakaan sekecil apapun dan dapat mengirim panggilan darurat secara langsung.
Sementara itu, terdapat beberapa ulasan yang berbeda terhadap fitur Always-On Display yang dianggap menyebabkan distraksi kecil bagi pengguna. Hal ini karena setiap notifikasi yang masuk akan langsung terlihat di layar. Namun, beberapa pengguna lain justru menyebutkan hal ini membantu bagi mereka yang perlu melihat notifikasi masuk karena berhubungan dengan pekerjaan mereka, seperti notifikasi dari klien.
Bagaimana dengan fitur Dynamic Island? Sebagai fitur yang terkait langsung dengan interface dari seri iPhone 14, terutama varian Pro dan Pro Max, fitur ini justru cukup banyak mendapat ulasan negatif dari pengguna.
Dibuat untuk menggantikan keberadaan notch di bagian atas layar yang dianggap mengganggu, fitur Dynamic Island dianggap belum cukup matang untuk diluncurkan. Dynamic Island sebagai layer UI baru memang memiliki beragam kelebihan seperti visibilitas aktivitas dan peringatan yang lebih baik, motion language yang bagus, dan tidak memakan banyak ruang pada layar saat digunakan dalam mode full screen.
Tetapi, fitur ini juga memiliki beberapa kekurangan. Salah satu yang paling disorot adalah kemampuannya berubah bentuk yang justru dianggap mengalihkan perhatian dan menimbulkan distraksi, belum lagi saat notifikasi masuk dan ditampilkan di Dynamic Island. Komponen ini memengaruhi pengalaman pengguna padahal pada saat yang sama, pengguna tidak sedang ingin terkait dengan pengalaman tersebut dan keberadaan Dynamic Island justru mengganggu pengalaman penggunaan Anda.
Tidak berhenti di sana, Dynamic Island dianggap memiliki bentuk yang buruk dan memengaruhi pengalaman menonton pada layar full screen, di mana akan terlihat seperti ada lubang di layar. Posisinya yang berada di bagian atas layar juga dianggap sulit dijangkau dan membuat kualitas kamera depan menurun karena bagian tersebut akan tersentuh jari berkali-kali dan membuat kamera penuh dengan sidik jari.
Apple telah meluncurkan seri terbaru dari produk smartphone andalannya, yaitu iPhone 14. Dilengkapi berbagai fitur dan inovasi baru, keberadaannya tidak sepenuhnya direspon positif oleh pengguna. Beberapa perbaikan pada kamera dan fitur lain seperti Crash Detection dianggap sebagai langkah bagus bagi Apple. Namun, keberadaan Dynamic Island sebagai fitur baru pengganti notch justru dirasa kurang dapat memuaskan pengalaman pengguna karena kekurangan pada segi User Interface yang ditawarkan. Tentunya, hal ini perlu diperhatikan oleh Apple agar dapat dilakukan pengembangan yang cocok pada seri iPhone yang berikutnya.
Ingin tahu lebih banyak tentang info menarik seputar dunia IT lainnya? Kunjungi roketin.com