
Website saat ini tidak hanya dimiliki oleh pelaku usaha besar atau instansi pemerintahan saja, melainkan siapapun dapat memiliki website mereka sendiri. Biasanya, beberapa bentuk website yang kerap dimiliki oleh pelaku usaha besar maupun kecil adalah website company profile atau E-commerce. Tentunya, kedua bentuk website tersebut memiliki fungsi dan manfaat yang berbeda. Namun, terdapat satu hal yang dapat menjadi alasan mengapa banyak pelaku usaha ingin memiliki website sendiri. Alasan tersebut ialah kemampuan website untuk menarik perhatian banyak orang melalui internet.
Peningkatan brand awareness menjadi salah satu target utama yang diharapkan oleh pemilik usaha ketika mereka mulai membuka suatu website. Untuk mencapai target tersebut, tentunya website harus sering dikunjungi terlebih dulu. Tetapi, ada jutaan website di internet pada saat ini. Lalu, bagaimana caranya agar peringkat website dapat naik di halaman pertama mesin pencari?
Salah satunya adalah dengan rutin mengisi konten dalam website. Salah satu jenis konten yang mudah dibuat dan tidak memakan banyak biaya adalah artikel. Ketika pengelola website dapat membuat konten artikel dengan isi yang menarik dan dapat menjangkau target pasarnya, maka peringkat website akan terkerek dengan sendirinya. Lalu, apa saja manfaat yang dapat didatangkan oleh keberadaan artikel dalam suatu website?

Artikel adalah tulisan yang dipublikasikan pada media dan memiliki beragam fungsi mulai dari edukasi, hiburan, atau penyampaian gagasan. Artikel pada media cetak dapat ditemukan pada koran atau majalah. Sementara itu, artikel di media online dapat ditemukan pada website. Salah satu perbedaan antara artikel yang dipublikasikan pada media cetak dengan artikel yang dipublikasikan pada media online adalah tujuan dan manfaat yang dimiliki artikel tersebut.
Artikel yang dipublikasikan pada media online biasanya memiliki tujuan dan manfaat yang sesuai dengan bentuk website tersebut. Pada website company profile, artikel dapat berupa tulisan mengenai profil dan pencapaian suatu badan usaha. Sementara itu, pada E-commerce, artikel dapat berupa promosi atau hal-hal yang terkait dengan produk pada E-commerce tersebut. Karena perbedaan itu, manfaat yang dihadirkan dapat berubah mengikuti bentuk website yang dibuat.
Artikel pada website biasanya dipublikasikan pada bagian blog dalam website. Topik yang diangkat dapat berkisar pada konten utama website dan bersifat edukatif. Artikel tersebut biasanya ditulis dalam rentang 600 hingga 2000 kata dan memiliki beragam media penunjang tambahan seperti foto, infografis, hingga video. Artikel pada website dapat memiliki beragam manfaat, mulai dari segi SEO hingga pemasaran. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:
Berbagai manfaat tersebut bisa didapatkan lewat penulisan artikel yang baik dan relevan bagi pengunjung. Karena itulah, banyak pengelola website yang berusaha memaksimalkan konten artikel pada website mereka, bahkan mempekerjakan content writer untuk mengoptimalisasi artikel pada website.

Pada dasarnya, setiap orang dapat membuat artikel yang baik dan relevan bagi para pengunjung website. Adapun, beberapa tahap yang bisa Anda dilakukan untuk dapat menulis artikel yang baik adalah:
1. Riset pengunjung dan kompetitor secara mendalam
Apabila Anda mengelola suatu website yang terkait pada badan usaha atau instansi, maka artikel Anda nanti haruslah menyasar secara spesifik pada target audiens badan usaha tersebut. Karena itu, Anda perlu mengenal terlebih dulu pengunjung website Anda mulai dari profil audiens, kecenderungan topik yang disukai, hingga keyword yang dapat menarik perhatian audiens. Selain itu, Anda juga dapat melakukan riset pada kompetitor Anda untuk menghindari kesamaan topik atau menyusun strategi untuk penyesuaian target pasar.
2. Menentukan topik artikel
Setelah riset pengunjung dan kompetitor, Anda dapat menyesuaikan hasil riset tersebut dan mulai menentukan topik untuk dibahas pada artikel. Misalnya, Anda menulis untuk website perusahaan IT, maka topik artikel akan berkisar pada info seputar dunia IT. Tentunya, Anda juga dapat menentukan gaya penulisan dari riset tersebut. Setelah menentukan topik, jangan lupa untuk melakukan riset secara mendalam terlebih dulu tentang topik yang diangkat agar tidak terjadi misinformasi. Pastikan pula bahwa data riset untuk topik artikel Anda berasal dari sumber yang valid dan kredibel.
3. Menulis artikel dengan bahasa yang mudah dipahami
Setelah menentukan topik dan melakukan riset terkait topik tersebut, berikutnya Anda bisa mulai menulis artikel. Gunakan bahasa yang mudah dipahami dan tata penulisan yang baik. Beberapa hal lain yang perlu diperhatikan dalam penulisan artikel Anda adalah penulisan judul. Judul haruslah dapat mencuri perhatian audiens dan didukung oleh paragraf awal yang dapat mengikat pengunjung untuk terus membaca hingga akhir.
4. Percantik artikel dengan media tambahan
Artikel yang dipublikasikan di media online memiliki keuntungan tambahan dibandingkan dengan artikel pada media cetak. Keuntungan tersebut adalah Anda dapat menambahkan media tambahan seperti foto, video, atau infografis yang mendukung penjelasan pada artikel Anda. Optimalkan hal tersebut karena keberadaan media tersebut juga dapat mendukung kenaikan ranking SEO pada mesin pencari.
5. Sunting artikel yang telah ditulis
Setelah selesai menulis, jangan buru-buru mempublikasi artikel di website. Baca kembali artikel yang telah ditulis dan sunting bagian yang kurang baik. Cek juga isi artikel dengan kesesuaian data yang telah digunakan. Proses ini dapat membantu mengurangi kesalahan mulai dari segi penulisan hingga informasi yang disampaikan.
6. Lakukan evaluasi secara rutin
Penulisan artikel tidak berhenti saat Anda memublikasikan artikel. Justru setelah itu, Anda perlu melakukan evaluasi lewat data statistik pengunjung website maupun feedback yang diberikan secara langsung pada kolom komentar.
Kesimpulan
Artikel memiliki peran penting untuk keberlangsungan sebuah website. Manfaat yang bisa diperoleh dari adanya artikel antara lain peningkatan traffic dan skor SEO, kemungkinan kenaikan peringkat pada mesin pencari, meningkatkan kredibilitas website, membangun brand awareness, dan mendatangkan pengunjung baru. Adapun beberapa hal yang perlu dilakukan untuk menulis artikel yang baik adalah riset dari segi pengunjung, kompetitor, dan topik yang akan dibahas, menulis artikel dengan bahasa yang mudah dipahami, menambahkan media lain, menyunting artikel, dan selalu mengevaluasi artikel yang telah dipublikasikan.
Ingin tahu info menarik seputar dunia IT lainnya? Kunjungi roketin.com