
Kejutan terjadi pada tanggal 15 September 2022. Adobe, salah satu perusahaan perangkat lunak bidang kreatif terbesar di dunia, telah melakukan akuisisi terhadap platform desain digital, Figma. Akuisisi ini bernilai USD 20 milyar atau sekitar Rp298 triliun. Kesepakatan ini merupakan akuisisi terbesar yang pernah dilakukan oleh Adobe sejak mereka mulai membeli perusahaan perangkat lunak lain. Akuisisi besar terakhir yang dilakukan oleh Adobe adalah pengambilalihan Frame.io, sebuah platform penyuntingan video kolaboratif dan pembuat perangkat lunak pada Agustus 2021. Adapun berita ini dikonfrimasi oleh masing-masing perusahaan lewat laman website mereka masing-masing. Lalu, bagaimana reaksi para pengguna Figma atas berita ini? Sebelum itu, ada baiknya apabila kita mengenal Adobe dan Figma lebih lanjut.

Adobe yang telah didirikan sejak Desember 1982 oleh Charles Geschke dan John Warnock merupakan salah satu perusahaan perangkat lunak yang bergerak di bidang kreatif. Sejak awal berdirinya, Adobe memang berfokus pada pembuatan perangkat lunak kreatif dan multimedia. Namun, seiring perkembangan bisnis mereka, Adobe juga telah mulai berekspansi ke ranah lain seperti pemasaran digital. Perusahaan yang berkantor pusat di San Jose, California ini merupakan salah satu perusahaan kreatif terbesar di dunia lewat produk-produknya yang telah banyak dikenal di masyarakat. Berikut ini beberapa produk Adobe yang familiar digunakan di masyarakat.
Photoshop merupakan salah satu produk dari Adobe yang paling terkenal. Photoshop saat ini telah memiliki belasan versi yang diupdate secara berkala. Adapun Photoshop sendiri merupakan perangkat lunak yang berguna untuk mengolah dan menyunting foto maupun gambar, desain grafis, dan seni digital. Saat ini, Adobe Photoshop telah menjadi standar industri yang bisa digunakan di berbagai perangkat.
Adobe Flash dulunya memiliki nama Macromedia Flash, di mana perangkat lunak ini dapat digunakan untuk membuat animasi maupun gambar dalam bentuk vektor. Perangkat lunak ini menggunakan bahasa pemrograman Bernama ActionScript yang pertama kali digunakan pada Flash 5. Adapun file dari Flash nantinya akan disimpan dalam bentuk extension .swf.
Adobe Ilustrator adalah perangkat lunak buatan Adobe yang berguna untuk menciptakan berbagai karya grafis mulai dari ikon, logo, dan ilustrasi. Hasil olahan grafis dari aplikasi ini nantinya akan berbentuk vektor yang membuat gambar tidak pecah dalam berbagai ukuran, sehingga cocok digunakan dalam berbagai kebutuhan seperti iklan di papan reklame.
Perangkat lunak ini sangat lazim digunakan di kalangan editor video. Ya, Adobe Premiere Pro merupakan program yang memungkinkan Anda untuk dapat melakukan penyuntingan video. Penggunaannya yang cukup mudah dan nyaman digunakan, membuat Premiere tidak hanya digunakan oleh para editor video professional saja, melainkan juga digunakan oleh editor yang baru belajar melakukan editing video. Beberapa film layar lebar juga disunting menggunakan Adobe Premiere Pro seperti A Ghost Story, Deadpool, dan The Florida Project.
Salah satu perangkat lunak yang bisa digunakan dalam pembuatan video lainnya adalah Adobe After Effects. Tidak hanya video, program ini juga memungkinkan untuk membuat berbagai macam efek visual seperti efek bencana alam, ledakan bom, maupun efek khusus lainnya. Selain itu, integrasi antara Adobe After Effects dengan produk lainnya seperti Premiere dan Photoshop memudahkan para penggunanya untuk menghasilkan produk multimedia yang lebih inovatif dan kreatif.

Figma adalah platform desain digital dan prototyping berbasis cloud yang didirikan oleh Dylan Field dan Evan Wallace pada tahun 2012. Pada awalnya, mereka berdua memiliki ide untuk mengembangkan perangkat lunak yang dapat digunakan untuk drone dan generator meme, hingga akhirnya berkembang menjadi sebuah perangkat lunak untuk keperluan editor grafis dengan basis web. Figma dapat digunakan di berbagai basis perangkat baik Windows maupun Mac. Fitur pada aplikasi ini sangat berguna untuk membuat berbagai bentuk desain UI dan UX yang digunakan mulai dari website, aplikasi mobile, hingga e-commerce. Salah satu kelebihan utama dari Figma adalah kemampuannya yang memungkinkan penggunanya untuk dapat melakukan kolaborasi secara real time. Selain itu, Figma juga sangat mudah digunakan sehingga banyak pengguna yang menggunakan Figma, mulai dari kalangan professional hingga amatir. Lalu, apa saja yang membuati Figma disukai oleh penggunanya?
Secara fungsi, Figma memiliki kelebihan untuk dapat melakukan kolaborasi secara real time. Karena itu, Figma sangat berguna bagi mereka yang bekerja dalam tim karena tim dapat bekerja secara lebih aktif dan kolaboratif. Selain itu, Figma cukup mudah digunakan sehingga membantu para penggunanya dapat lebih mudah dalam melakukan pemasaran produk pada klien. Adapun beberapa produk yang bisa dihasilkan oleh Figma antara lain adalah tampilan UI dan wireframe untuk aplikasi mobile, membuat prototype website untuk desktop maupun mobile, dan mockup desain yang dapat dibuat dalam satu waktu secara online.
Figma merupakan aplikasi desain yang memiliki fitur yang lengkap. Aplikasi ini dibangun dengan berbagai tools yang diperlukan dalam rangka membuat berbagai desain prototipe, sehingga tidak perlu untuk menginstal perangkat tambahan. Selain itu, Figma memiliki banyak plugin tambahan yang dapa memudahkan kerja UI/UX designer. Dalam Figma, pengguna juga dapat berbagai file secara langsung lho!
Hal yang paling disukai dari Figma adalah keberadaan paket pemula yang dapat digunakan secara gratis. Hal ini tentu menarik perhatian dari para pengguna yang baru belajar menggunakan Figma. Selain itu, Figma juga menyediakan paket professional dan organisasi yang memiliki harga yang masih terjangkau.
CEO Adobe, Shantanu Narayen, menyatakan bahwa kombinasi antara Adobe dan Figma merupakan kerja sama transformasional yang akan mempercepat visi kedua perusahaan untuk berkolaborasi secara kreatif. Rencananya, Adobe juga akan membuat pernyataan resmi lain untuk para investor sebagai bagian dari laporan pendapatan kuartal rutin. Adapun akuisisi Figma ini juga melibatkan sebagai bentuk pembelian. Adobe telah mengonfirmasi bahwa setengah biaya akan dibayarkan dalam bentuk saham, sementara setengah lagi secara tunai.
Banyak desainer pengguna Figma yang kontra terhadap keputusan akuisisi ini. Mereka khawatir bahwa Figma akan menjelma seperti Adobe yang membutuhkan pembayaran paket untuk dapat mengakses fitur lengkap dari Figma. Namun, tidak sedikit pula yang melihat hal ini sebagai sebuah kesempatan bagi Figma untuk lebih berkembang dengan adanya teknologi dari Adobe. Menanggapi hal ini, CEO Figma, Dylan Field meyakini bahwa Figma akan berjalan seperti biasa, tapi mereka kini dapat melakukan percepatan pertumbuhan dan inovasi dengan adanya akses teknologi dari Adobe. Selain itu, Dylan menyatakan bahwa Adobe berkomitmen untuk membiarkan Figma berjalan secara mandiri.
Akuisisi Adobe terhadap Figma merupakan hal yang mengejutkan karena keduanya bersaing dalam platform desain digital. Akuisisi ini juga menimbulkan banyak pro dan kontra di kalangan penggunannya. Namun, apapun hasil dari akuisisi ini, menarik untuk disaksikan langkah dan kemajuan apa yang akan diraih kedua perusahaan ke depannya.
Untuk informasi menarik seputar dunia IT lainnya, kunjungi roketin.com!