Inbound Marketing dan Manfaatnya Bagi Penjualan

Technology3 Aug 20226 Minutes
inbound marketing

Cara sebuah bisnis mendekatkan diri ke konsumen mereka tentunya terus mengalami perubahan dari waktu ke waktu. Di mana saat ini terjadi pergeseran dari teknik pemasaran yang bersifat cukup agresif atau biasa kita sebut dengan outbond marketing, menuju teknik pemasaran yang sifatnya lebih halus, yaitu inbound marketing. Alasan yang cukup sederhana untuk menjelaskan mengapa hal ini terjadi adalah bahwa strategi inbound marketing memiliki kekuatan untuk membuat kita mendapatkan banyak pelanggan, bahkan pelanggan yang setia dan mau merekomendasikan bisnis kita kepada orang-orang terdekat mereka. Tentunya strategi ini dapat berhasil jika kita betul-betul mampu mengimplementasikannya dengan tepat. Lantas, apa sebetulnya inbound marketing itu? Serta bagaimana cara yang tepat untuk kita mengimplementasikan strategi in pada bisnis kita? Artikel blog satu ini akan menjadi jawaban yang tepat untuk pertanyaan-pertanyaan ini.

 

Memahami Definisi Inbound Marketing

 

Inbound marketing merupakan strategi pemasaran dengan tujuan untuk membuat para calon konsumen dapat menemukan bisnis kita, hingga akhirnya memahami produk atau bisnis yang kita miliki. Strategi ini tidak fokus dalam membuat bisnis dapat menjangkau atau menemukan pelanggannya. Sebaliknya, strategi inbound marketing justru berfokus untuk membuat para calon pelanggan datang dan menemukan bisnis kita dengan sendirinya. Agar para calon pelanggan dapat menemukan bisnis kita dengan sendirinya, kita harus membuat mereka tertarik dengan hal-hal seputar bisnis kita. Di sinilah inti dari strategi inbound marketing ini. Di mana kita perlu berusaha sebaik mungkin dalam membuat rasa ketertarikan dan kebutuhan dalam hati calon pelanggan kita.

 

 

Empat Tahap Dalam Strategi Inbound Marketing

 

Strategi inbound marketing memiliki empat tahap yang perlu kita lewati satu per satu dengan konsisten. Berikut ini adalah empat tahapan dalam strategi inbound marketing.

 

Pertama, adalah attract

 

Di tahap ini, kita perlu memberikan seluruh fokus kita untuk membuat perhatian pelanggan teralihkan dan akhirnya tertarik dengan bisnis kita. Pada tahap ini, calon pelanggan sama sekali belum mengenal tentang bisnis yang sedang kita jalankan. Di mana membuat akhirnya mereka tahu adalah tugas utama kita pada tahap ini. Berikut ini merupakan beberapa strategi ampuh yang dapat kita coba untuk membuat para calon pelanggan tertarik pada bisnis kita:

 

  • Content marketing
  • SEO
  • Digital advertising
  • Social media marketing

 

Menarik perhatian yang kita bahas dalam tahap ini bukanlah hanya sekedar memperlihatkan produk atau layanan bisnis kita kepada publik. Pada tahap ini, kita juga harus memberikan cerita dan berbagi nilai-nilai yang melekat dalam bisnis kita kepada orang-orang. Sebagai contoh, sebuah bisnis yang bergerak di bidang jasa traveling aktif membuat beragam konten terkait tips traveling hingga rekomendasi destinasi wisata baru. Hal ini akan membuat orang-orang yang memiliki ketertarikan dengan dunia traveling dapat mengetahui bisnis travel tersebut lewat konten yang mereka buat. Jika orang-orang sudah merasakan manfaat dari konten tersebut, mereka akan menjadi calon pelanggan yang sangat potensial dan ikut memantau perkembangan bisnis kita.

 

Kedua, adalah convert

 

Begitu bisnis kita memiliki pengikut yang aktif memantau perkembangan bisnis kita, kita perlu mengonversi mereka menjadi leads. Di mana leads di sini dapat kita definisikan sebagai orang-orang yang memiliki potensi cukup tinggi untuk membeli produk atau jasa yang kita tawarkan. Agar strategi ini dapat betul-betul berhasil, maka kita perlu mengumpulkan informasi yang cukup terkait kontak orang-orang yang mengikuti perkembangan bisnis kita. Informasi yang kita bahas di sini dapat berupa nomor kontak, alamat email, dan lain sebagainya. Lantas, bagaimanakah cara yang tepat untuk mengumpulkan informasi tersebut? Berikut ini adalah dua tools yang dapat kita gunakan dalam mengumpulkan informasi kontak calon pelanggan kita:

 

  1. Form
  2. Landing page

 

Jika kalian pernah mengakses sebuah website dan kemudian kalian melihat suatu form yang memberikan ajakan untuk berlangganan konten dari website tersebut, maka kalian sudah pernah melihat implementasi dari strategi convert ini. Alternatif strategi lainnya dapat berupa unduhan file toolkit atau ebook yang mengharuskan kita untuk mengisi form informasi kontak terlebih dahulu sebelum mendapatkan akses untuk mengunduhnya. Dengan mendapatkan informasi kontak calon pelanggan, kita dapat menjalin hubungan yang lebih personal dengan mereka. Hubungan yang baik akan membuat mereka tertarik untuk membeli produk atau jasa yang bisnis kita tawarkan.

 

Ketiga, adalah close

 

Tahap ini adalah waktunya bagi kita untuk membuat calon pelanggan menjadi seorang pelanggan sungguhan. Apa yang dapat kita lakukan untuk mewujudkan hal ini? Caranya adalah dengan memaksimalkan penggunaan data atau informasi kontak calon pelanggan yang sudah kita kumpulkan pada tahap convert. Kontaklah mereka dengan mengirimkan pesan atau pun konten yang dapat memancing keinginan mereka untuk membeli produk atau jasa dari bisnis kita. Misalnya sebuah bisnis yang bergerak di bidang traveling aktif mengirimkan informasi seputar promo atau diskon liburan kepada para calon pelanggan mereka. Ada baiknya juga kita betul-betul mempelajari tentang teknik atau strategi email marketing agar apa yang kita lakukan pada tahap ini betul-betul berhasil.

 

Keempat, adalah delight

 

Lalu apakah proses inbound marketing sudah selesai jika pelanggan sudah melakukan pembelian? Tentu saja jawabannya tidak, di mana kita perlu betul-betul serius dalam menjaga hubungan baik dengan para pelanggan yang sudah membeli produk atau jasa bisnis kita. Hal ini sangat penting untuk kita lakukan karena mereka adalah sekelompok orang yang sudah betul-betul tertarik pada bisnis yang kita jalankan. Di mana membuat mereka untuk tertarik membeli produk atau jasa kita kembali akan lebih mudah dari mencari pelanggan baru lagi. Strategi email marketing masih dapat kita lakukan lagi untuk memperkuat hubungan baik dengan para pelanggan kita. Survei pun juga dapat kita lakukan untuk meninjau kembali tingkat kepuasan pelanggan terhadap bisnis kita.

 

 

Apa Yang Membedakan Antara Outbound Marketing dan Inbound Marketing?

 

Secara umum, strategi outbound marketing masih memiliki beberapa kekurangan akibat cara atau metodenya yang terkesan masih tradisional. Di mana implementasi strateginya dapat membuat calon pelanggan justru terganggu akibat terlalu banyak mengonsumsi konten, iklan, dan telepon langsung dari bisnis kita.

 

Outbound Marketing

 

Strategi outbound marketing merupakan metode pemasaran yang memiliki tujuan untuk menjalin kontak dengan pelanggan dari eksternal / luar (outbound). Di mana media yang biasanya digunakan pada strategi ini adalah televisi, iklan, dan telepon langsung. Setidaknya terdapat tiga kelemahan utama dari strategi outbound marketing ini:

 

  1. Mengabaikan persona calon pelanggan sehingga strategi pemasaran yang berjalan tidak akan mampu betul-betul sampai ke audiens yang tepat
  2. Teknik pemasaran yang terlalu masif dan terkesan memaksa justru cukup mengganggu audiens
  3. Biaya yang dikeluarkan dapat lebih besar karena penggunaan media mainstream

 

Inbound Marketing

 

Strategi ini merupakan kebalikannya dari teknik outbound marketing. Di mana teknik pemasaran pada strategi ini kita lakukan dengan cara yang lebih halus agar calon pelanggan dapat tertarik dengan sendirinya. Tidak akan ada kesan terpaksa di benak hati calon pelanggan kita. Hal ini terjadi karena strategi ini berbasiskan pada konten-konten yang sifatnya menarik dan bermanfaat. Jika calon pelanggan menyukai konten yang kita berikan dan merasakan manfaat dari melihatnya, maka mereka akan dapat menjadi pelanggan loyal bisnis kita tanpa adanya paksaan.

 

 

Kesimpulan

 

Strategi inbound marketing betul-betul layak untuk kita coba dalam aktivitas pemasaran bisnis kita. Dengan implementasinya yang tepat, maka bisnis kita akan terus mendapatkan pelanggan baru yang setia tanpa adanya unsur paksaan. Info lainnya seputar pemasaran digital juga dapat kalian lihat di @roketinapp.

Other Insights
Share This Story: