Dear UI Designer, Lakukan 7 Tips Ini saat Mengembangkan Dark UI Design Anda!

Technology6 Dec 20236 Minutes

Dalam ranah desain untuk produk digital seperti website atau aplikasi, kehadiran Dark UI Design atau dark mode tidak hanya sebagai tren yang menciptakan keindahan estetika lebih pada produk, tetapi juga memberikan pengalaman pengguna yang lebih mendalam. Desain dengan latar belakang gelap tidak hanya sekadar mengandalkan perubahan tampilan warna, melainkan sebuah pendekatan strategis untuk meningkatkan daya tarik dan fungsionalitas antarmuka pengguna. Ketika elemen-elemen desain terpapar dalam kegelapan, kontras yang tercipta memungkinkan konten utama bersinar dengan lebih jelas, menciptakan atmosfer yang elegan dan dramatis.

 

Apa yang dimaksud dengan Dark UI Design?

Dark UI Design atau disebut juga dengan dark mode atau night mode adalah jenis antarmuka pengguna dengan perubahan skema warna. Kontras yang dihasilkan dapat menyerupai efek negatif pada fotografi. Dengan latar belakang gelap dan elemen-elemen terang di depannya, mode ini menampilkan teks dan elemen-elemen terang pada latar belakang yang lebih gelap.

 

Daya tariknya mulai meningkat pada tahun 2018 setelah diperkenalkannya mode gelap pada macOS Mojave. Walaupun banyak dibicarakan belakangan ini, sebenarnya ini bukanlah ide baru sama sekali. Faktanya, tema gelap adalah akar dari desain situs web. Seperti yang mungkin Anda ingat, monitor pada tahun 80-an memiliki tipe "hijau di atas hitam," hanya karena lapisan bercahaya di dalamnya memancarkan cahaya hijau. Tetapi bahkan setelah ditemukannya monitor berwarna, mode gelap masih tetap digunakan.

 

Apakah itu perangkat seluler, aplikasi desktop, atau bahkan smart TV, opsi tampilan gelap dapat ditemukan di sana. Perusahaan besar seperti Google dan Apple sudah mengadopsinya ke dalam antarmuka mereka. Dan tentu saja, jangan lupakan jejaring sosial seperti Twitter atau YouTube.

 

 

Manfaat dari Dark UI Design

Dark UI Design memberikan sejumlah manfaat yang signifikan dalam pengalaman pengguna dan desain antarmuka. Berikut adalah beberapa keuntungan utama dari penggunaan desain gelap:

 

1. Mengurangi Kelelahan Mata

Desain gelap membantu mengurangi kelelahan mata pengguna, terutama saat mereka menggunakan layar dalam kondisi pencahayaan rendah. Latar belakang gelap dapat mengurangi tingkat kecerahan yang diterima oleh mata, memberikan kenyamanan visual yang lebih besar.

 

2. Meningkatkan Fokus

Kontras antara elemen-elemen terang dan latar belakang gelap membantu menarik perhatian pengguna ke konten utama. Ini menciptakan fokus yang lebih baik pada informasi yang ditampilkan, memperbaiki navigasi, dan meningkatkan efisiensi pengguna.

 

3. Peningkatan Daya Tahan Baterai

Pada perangkat dengan layar OLED, desain gelap dapat membantu menghemat daya baterai. Pixel pada layar OLED dapat dimatikan sepenuhnya ketika menampilkan warna hitam, mengurangi konsumsi daya secara keseluruhan.

 

4. Estetika Modern dan Elegan

Desain gelap sering kali memberikan tampilan yang lebih modern dan elegan. Pengguna sering kali mengaitkan desain gelap dengan nuansa yang lebih mewah dan futuristik, memberikan kesan positif terhadap aplikasi atau situs web.

 

5. Peningkatan Keterbacaan Malam Hari

Dalam pengaturan gelap, teks dan elemen terang dapat lebih mudah dibaca pada malam hari tanpa menyebabkan gangguan berlebih. Ini membuat pengalaman pengguna tetap nyaman ketika menggunakan aplikasi atau situs web di lingkungan yang minim cahaya.

 

6. Mengurangi Ketergantungan pada Cahaya Biru

Desain gelap membantu mengurangi eksposur terhadap cahaya biru yang dapat mempengaruhi pola tidur pengguna. Ini dapat membantu meningkatkan kualitas tidur pengguna yang menggunakan aplikasi atau situs web dalam waktu dekat sebelum tidur.

 

7. Penyajian Konten Multimedia

Desain gelap menciptakan latar belakang yang ideal untuk menyajikan konten multimedia seperti foto atau video. Warna-warna cerah pada konten multimedia tampak lebih intens dan menonjol di atas latar belakang gelap.

 

Dengan memanfaatkan keuntungan-keuntungan ini, Dark UI Design bukan hanya sekadar tren desain, tetapi juga menjadi pilihan yang cerdas untuk meningkatkan kualitas pengalaman pengguna secara keseluruhan.

 

 

Tips dalam menciptakan Dark UI Design

 

Hindari menggunakan warna hitam dan putih

Warna murni seperti hitam (#000000) dan putih (#FFFFFF) tidak memiliki campuran abu-abu dalam komposisinya. Walaupun memiliki konsep dark, namun penggunaan kedua warna tersebut justru perlu dihindari karena dapat menciptakan kontras yang terlalu tinggi dan mengganggu antara konten dan latar belakang, serta menciptakan efek buram atau distorsi. Sebagai gantinya, disarankan menggunakan nuansa abu-abu gelap sebagai pengganti hitam dan abu-abu terang sebagai pengganti putih. Variasi abu-abu dapat disesuaikan dengan identitas merek jika diperlukan. Teks menjadi elemen kunci dalam pengalaman pengguna tema gelap, dan penggunaan opasitas dapat menjadi cara efektif untuk mengoptimalkan tampilan teks. Menurut Google, 38%, 60%, dan 87% opasitas abu-abu terang adalah nilai ideal untuk teks yang dinonaktifkan, teks medium, dan teks yang sangat ditekankan.

 

Hati-hati pada warna jenuh

Light mode mempertimbangkan aksesibilitas elemen-elemen seperti tombol, ikon, dan teks. Sementara itu, desain pada latar belakang gelap lebih sulit dikalibrasi, sementara penggunaan palet yang terlalu "neon" dapat mengurangi keterbacaan. Dalam mode gelap, warna apapun akan lebih mencolok, sehingga perlu dihindari penggunaan warna yang terlalu jenuh karena dapat menyebabkan getaran visual. Karena itu, penting untuk melakukan uji aksesibilitas warna guna memastikan keterbacaan yang optimal.

 

Adaptasi brand color dengan dark mode

Setiap brand memiliki warna yang menjadi identitas tersendiri bagi mereka. Namun, jangan memaksakan brand color untuk dimasukkan ke dalam antarmuka yang gelap, melainkan perlu dilakukan adaptasi warna agar lebih cocok saat diaplikasikan pada dark UI. Terkadang, adaptasi ini tidak perlu dilakukan secara ekstrim seperti inversi warna, melainkan cukup menggunakan saturasi warna primer pada beberapa elemen yang penting. Di saat bersamaan, jangan sampai adaptasi warna ini membuat brand personality menjadi hilang.

 

Tidak perlu menggunakan shadows

Penambahan shadows atau bayangan pada antarmuka light mode dapat memberikan efek elevation yang membuat konten mudah ditemukan dan dibedakan dengan latar belakang. Namun, efek ini tidak bisa didapatkan dengan latar belakang yang gelap karena tidak akan menimbulkan kontras yang cukup. Sementara itu, bila bayangan dibuat lebih terang dari objeknya, hal ini akan menimbulkan antarmuka yang aneh. Apabila ingin lebih memudahkan visualisasi pengguna, maka ada beberapa hal yang dapat dilakukan seperti penggunaan negative space yang lebih simpel atau penggunaan kontras dan lighting yang membantu objek mendapatkan kedalaman visual yang diinginkan.

 

Review database gambar 

Ketika mencoba mengimplementasikan dark UI, perlu dipastikan pula gambar yang menjadi konten pada website atau aplikasi dapat berbaur dengan latar belakang yang gelap. Apabila kontras antara keduanya terlalu jelas, filter mungkin dibutuhkan untuk gambar agar kontras dan tingkat keterangan lebih nyaman saat dilihat.

 

Sediakan perubahan mode 

Beberapa website dan aplikasi memiliki konsep dasar antarmuka yang gelap. Tentu ini bukan hal yang buruk. Namun, akan lebih baik bila desainer menyediakan toggle yang memungkinkan pengguna untuk mengganti mode sesuai dengan preferensi mereka. Ini akan membuat pengguna memiliki kebebasan lebih dan merasa lebih dihargai dalam menentukan preferensi mereka. 

 

Uji desain bersama pengguna

Desain yang baik adalah yang dapat mengakomodir kebutuhan penggunanya. Karena itu, pengujian desain bersama calon end-user merupakan hal penting yang sebaiknya dilakukan agar desain tepat guna saat website atau aplikasi diluncurkan nantinya. 

 

Kesimpulan

Dark mode bukan hanya tren estetika, tetapi juga memberikan pengalaman pengguna yang lebih mendalam. Terdapat berbagai manfaat dari konsep dark mode, termasuk mengurangi kelelahan mata, meningkatkan fokus, dan meningkatkan daya tahan baterai pada layar OLED. Selain itu, dark mode memberikan tampilan modern dan elegan serta meningkatkan keterbacaan pada malam hari. Terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan saat menciptakan Dark UI Design, seperti menghindari warna hitam-putih murni, hati-hati dengan warna jenuh, adaptasi brand color, tidak perlu menggunakan bayangan, meninjau database gambar, menyediakan perubahan mode, dan melakukan uji desain bersama pengguna demi meningkatkan kualitas pengalaman pengguna.

 

Ingin tahu info menarik seputar dunia IT lainnya? Kunjungi roketin.com

Other Insights
Share This Story: